5 Fakta Menarik Gajah Mina, Inilah Hewan Mitologi Penyelamat Dunia ?

Kisah  Gajah Mina, Inilah Hewan Mitologi Penyelamat Dunia ?

Warga Natuna, Kepulauan Riau, mendapat tamu sebuah bangkai binatang di Laut Natuna Utara. Kabar tersebut play on words kini juga telah menjadi perbincangan sejumlah warganet. Pasalnya, bangkai binatang tersebut diduga sebagai salah satu hewan legenda yang bernama Gajah Mina Bali. Benarkah bangkai tersebut merupakan Gajah Mina Bali?

Dilansir dari berbagai sumber, telah mengumpulkan sejumlah poin menarik terkait Gajah Mina.

1. Berkepala gajah dan berbadan ikan

Sosok Gajah Mina terdapat dalam kepercayaan Hindu dan dipercaya memiliki simbol istimewa. Dalam Lontar Yama Tattwa, salah satu naskah tradisional Bali, terdapat penjelasan lebih lanjut terkait Gajah Mina. Dituliskan bahwa Gajah Mina memiliki kepala berbentuk gajah dan berekor ikan. Selain itu, Gajah Mina juga merupakan salah satu dari tujuh makluk mitologi Hindu dengan sebutan ‘Makara’ yang kerap ada dalam ukiran candi atau pura.

Baca Juga  Penipuan di Medsos Meningkat Kebanyakan Berkedok Akun Resmi

2. Penyelamat dunia

Gajah Mina memiliki hubungan dengan sebuah cerita tentang penyelamatan dunia yang dilakukan oleh Avatara Wisnu atau Matsya yang memiliki wujud ikan berkepala gajah. Palinggih Gajah Mina merupakan representasi dari kekuatan mahadahsyat dari raja lautan yang dipercaya dengan nama Dewa Baruna.

3. Sama dengan paus dewasa

Ada sejumlah versi terkait ukuran dari Gajah Mina ini. Namun, para sesepuh pesisir percaya bahwa hewan ini memiliki ukuran yang super besar. Bahkan ukurannya dipercaya mencapai paus dewasa. Sedangkan bentuknya play on words digambarkan dengan begitu banyak versi. Salah satunya adalah Gajah Mina memiliki belalai dan sepasang gading layaknya seekor gajah. Hewan ini juga dipercaya memiliki sedikit bulu dan telinga yang lebar.

Baca Juga  Hati-Hati Sidik Jari Dicuri Karena Para Ahli Sebut Aplikasi Saturasi Oksigen itu Palsu

4. Bangkai tersebut bukan Gajah Mina

Setelah dilakukan penelitian, LIPI menyatakan bahwa bangkai hewan yang terdampar di pesisir Natuna tersebut bukanlah Gajah Mina melainkan seekor paus Baleen, jenis paus yang tidak memiliki gigi pada rahang bagian bawah. Selain itu, paus Baleen memang dianggap memiliki bentuk yang hampir sama dengan Gajah Mina karena memiliki saringan mulutnya yang menyerupai sapu ijuk yang berfungsi menyaring microscopic fish sebagai makanannya.

5. Pernah terdampar di Kepulauan Riau

Dua pekan usai bencana Tsunami di Aceh tahun 2004 silam, warga pantai Dungun, Kecamatan Lingga Utara, Kepulauan Riau dihebohkan dengan sebuah bangkai beast laut. Bangkai tersebut diduga sebagai Gajah Mina. Namun, hingga kini, belum ada hasil ilmiah terkait hewan langka yang kini tulangnya telah dipajang di Museum Linggam Cahaya di Daik, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Baca Juga  Suka Makanan Manis? Inilah Beberapa Dessert yang Wajib Dicoba Saat Buka Puasa

Bangkai berukuran panjang 12 meter tersebut kini telah diteliti oleh bagian mamalia laut Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).[]

sumber acurat.co

Originally posted 2021-03-24 18:42:44.