Membangun Brand ala Starbucks Melalui Kemitraan |
| Ditulis oleh <a href="http://www.detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,27/task,userProfile/user,62/">Administrator</a> | |||||
| Selasa, 27 Januari 2009 23:41 | |||||
|
Membangun Brand tidak selalu dalam bentuk beriklan di media namun ada juga cara lain yang bisa kita terapkan untuk mendukung perluasan dan penyebaran brand serta produk kita. Starbucks banyak menyebutkan cara-cara yang dilakukan melalui pendekatan emosional kepada entitas di sekitar mereka dengan melakukan intensive communication. Salah satu yang menarik adalah salah satu konsep mereka yang menyebutkan bahwa mitra (karyawan) mereka dipersilahkan membawa pulang satu pon kopi tiap minggunya, sehingga mereka dapat menikmati produk seperti halnya pelanggan.
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Login
CB Login
Who's The Star
Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ... Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010 |
Build Your Dream (BYD) : Wang ChuanfuTanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang... Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010 |
Marni: Pengrajin Sulam Usus LampungManusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su... Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010 |
