Konsumen Menganggap Iklan Membosankan

Ditulis oleh <a href="http://www.detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,3/task,userProfile/user,62/">A. Mohammad BS</a>   
Selasa, 27 Januari 2009 23:38

Meskipun pertumbuhan belanja iklan di Indonesia merupakan kedua tertinggi setelah Cina, namun sekitar 53,7% dari pemirsa TV Indonesia menggunakan jeda iklan untuk melakukan aktivitas lain. Dan, 53% dari mereka selalu berganti saluran selama jeda iklan.

Temuan tersebut diperoleh dari riset yang dilakukan perusahaan komunikasi Lowe Indonesia bekerja sama dengan perusahaan penelitian Prompt. Riset tersebut bersifat kuantitatif dan berskala nasional. Metodenya melalui wawancara langsung terhadap 2.086 konsumen yang berasal dari perkotaan dan pedesaan, pria dan wanita dari semua kelas sosial dan ekonomi dan tingkat pendidikan.

Temuan tersebut cukup mengejutkan, terutama karena 54% dari belanja iklan tahun lalu sebenarnya disalurkan ke stasiun-stasiun TV di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Ini menunjukkan perlawanan terhadap iklan di Indonesia cukup kuat, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan di Cina (75%). Namun, dari temuan itu ada benang merah yang mesti diperhatikan insan periklanan, yakni perlunya teknik periklanan yang lebih baik. Tentunya, bisa dengan mempertimbangkan temuan-temuan lain dari riset ini yang menunjukkan bahwa: 80,47% pemirsa TV menyatakan menyukai iklan yang lucu dan 66% lebih menyukai iklan yang memberikan lebih banyak informasi mengenai produk yang diiklankan.

Selain itu, temuan Lowe juga menunjukkan bahwa 74% pemirsa Indonesia menonton berita kriminal, 66% menonton sinetron, 54% menonton tayangan misteri dan 53% menonton infotainment dan reality show. Uniknya, riset tersebut juga mengungkapkan bahwa sepertiga pemirsa TV mengaku menonton seluruh tayangan, entah mereka menyukai atau tidak. Hal ini mengisyaratkan bahwa pemirsa TV Indonesia semua acara tersebut karena tidak memperoleh program-program TV alternatif yang bermutu. Kenyataan ini sebagai wake up call bagi produser TV program, baik independen maupun in-house, bahwa penonton Indonesia mencari isi program yang baru.

(swa) .links { font-family: Verdana, Helvetica, sans-serif; color: #B50000; text-decoration: none; } .links:hover { font-family: Verdana, Helvetica, sans-serif; color: #B50000; text-decoration: underline; } .normal { font-family: Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 8pt; color: #000000 }
URL : http://swa.co.id/primer/pemasaran/advertising/details.php?cid=1&id=2234

Comments
Search
wow gold  - zfdfsd5   |123.145.176.xxx |2009-07-10 19:48:45
welcome to wow power leveling and wow gold wow power leveling
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Login

CB Login

 

Who's The Star

Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010

Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ...

Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010

Build Your Dream (BYD) : Wang Chuanfu

Tanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang...

Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010

Marni: Pengrajin Sulam Usus Lampung

Manusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su...

Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010

feed image