Business Lifestyle

Melawan Nasib!

Ditulis oleh <a href="http://www.detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,7/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Senin, 02 November 2009 09:33

Salah satu episode Kick Andy dengan tema "Melawan Nasib" kembali memberi pelajaran bagi saya. Semua narasumber yang hadir saat itu memiliki keterbatasan fisik, tapi apa yang terjadi pada diri mereka tidak menghentikan mereka untuk terus berjuang dan berkarya.

Pak Sidik misalnya, seorang produsen kerupuk berbahan dasar singkong. Meskipun beliau tidak memiliki kedua kakinya, bukan berarti ia meratapi nasibnya. Tetapi justru sebaliknya, ia mau berjuang. Ia menjajakan barang dagangannya ke koperasi dan toko-toko menggunakan sepeda motor dengan desain khusus. Salah satu kalimat terlontar yang saya ingat adalah beliau mengatakan, "Kita yang menentukan nasib kita, bukan orang lain." Jangan pernah minder atau berkecil hati dengan apa yang terjadi, yakinkan diri Anda bahwa Anda pun juga bisa berkarya.

Saya dibuat kembali terenyuh dengan cerita dari narasumber lain bernama Pak Zulhadi. Seorang tuna netra yang tak kenal lelah menjajakan kerupuk bangka dari pagi hingga sore dengan berjalan kaki hanya menggunakan bantuan tongkat. Motivasinya sangat sederhana yaitu ingin menyekolahkan anak-anaknya agar kelak dapat berhasil dan menjadi "orang". Beliau mengatakan, yang penting mau berusaha dan tidak meminta-minta. Sebuah tekad yang luar biasa. Ia tidak menjadi pemalas karena fisiknya, tapi ia justru membuktikan bahwa ia masih mampu bekerja dengan keterbatasan fisiknya.

Sahabat yang setia, saya belajar banyak dari tayangan ini. Mungkin Anda juga sempat menyaksikan acara ini dan merasakan semangat yang luar biasa ditularkan oleh narasumber yang hadir. Beberapa hal yang menjadi catatan saya untuk menjadi bahan refleksi diri kita:

1. Bersyukur atas apa yang kita miliki.
Tak satu pun narasumber yang hadir menjawab YA ketika ditanya oleh Bung Andi F. Noya (pembawa acara), "Apakah menyesal dilahirkan cacat, dan menganggap hidup ini tidak adil?" Mereka semua mensyukuri apa yang ada, dan menerima anugrah yang diberikan oleh Tuhan. Sebuah sikap mental yang luar biasa. Sebuah ajakan bagi saya dan kita semua untuk menghargai apa yang kita miliki dan memfokuskan apa yang bisa kita lakukan, dan bukan sebaliknya: fokus pada apa yang tidak bisa kita lakukan.


2. Terus Berjuang
Apapun yang melanda hidup kita, tak semestinya kita menyerah. Saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik saja masih terus berjuang tak kenal lelah dari pagi hingga sore. Nah, bagaimana dengan kita yang masih dilengkapi dengan fisik yang normal, apakah kita sudah memberikan yang terbaik dari dalam diri kita?

Semoga ini menjadi pembelajaran kita semua, termasuk saya. Mari kita mulai menghargai ciptaan Tuhan dengan tidak menyia-nyiakan apa yang sudah diberikan-Nya. Kita dianugerahi pikiran, berikan yang terbaik. Kita dianugerahi kedua tangan dan kaki, lakukan tugas dengan baik.

3. Selalu memiliki Pengharapan
Yang membuat mereka bertahan dan berjuang tak kenal lelah karena mereka memiliki sebuah pengharapan. Apa yang mereka lakukan tidak untuk diri mereka sendiri, tapi untuk keluarga dan anak-anak tercinta mereka. Hidup ini bisa dilihat sebagai kondisi yang gelap gulita atau kondisi yang cerah, tergantung bagaimana seseorang melihatnya. Mereka yang mematikan harapan dalam hidupnya melihat segala sesuatunya gelap. Mereka yang terus menyalakan harapan dalam hidupnya melihat sebuah terang.

Pembaca yang setia, jangan matikan harapan Anda. Yakinkan diri Anda bahwa ada sebuah terang yang menanti kehidupan Anda kelak. Apapun yang terjadi dalam hidup Anda saat ini, ingatlah Dia yang di atas tidak akan meninggalkan engkau sendirian.

Semoga ini semua dapat menjadi bahan renungan kita semua untuk lebih mensyukuri, menghargai apa yang kita miliki sekarang dan tidak berhenti untuk selalu berharap karena itu semua yang akan selalu memotivasi kita untuk terus berjuang dan berkarya bagi orang-orang yang kita cintai.

 

 

Sumber: http://www.andriewongso.com

Penulis: Muk Kuang

:: People Development Trainer – Motivational Speaker::

:: Co-Founder J& K Counsels ::

:: Book Author ‘Think and Act like A Winner’::

It doesn’t matter what happen to you right now (good or bad)

the way you THINK and ACT about it that matters
 

Bagaimana Menjual Sisir ke Biksu yang Botak

Ditulis oleh <a href="http://www.detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,7/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Rabu, 28 Oktober 2009 07:41
biksu_botakAda sebuah perusahaan “pembuat sisir” yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru. Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan … jika ditotal jumlahnya hampir seratus …
 

Bagaimana Menjual Sisir ke Biksu yang Botak

Ditulis oleh <a href="http://www.detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,7/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Rabu, 28 Oktober 2009 07:40
biksu_botakAda sebuah perusahaan “pembuat sisir” yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru. Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan … jika ditotal jumlahnya hampir seratus …
 

Liburan di Musim Hujan

Ditulis oleh <a href="http://www.detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,7/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Rabu, 28 Oktober 2009 00:04
Sudah beberapa hari ini Jakarta diguyur hujan. Langit kelabu pun seolah enggan pergi di atas Jakarta. Selamat datang musim hujan.

Hujan boleh jadi mengganggu kenyamanan waktu liburan bersama keluarga. Tapi, jika kita mempersiapkan diri musim hujan bukan jadi halangan untuk melewatkan liburan. Apa saja yang mesti diperhatikan saat liburan di musim hujan? Berikut panduan singkatnya.

1. Kenali daerah tujuan. Kondisi di musim hujan di daerah tujuan bisa jadi berbeda satu sama lain. Ada wilayah tertentu yang curahnya hujan tinggi, sementara daerah lain tidak. Di wilayah pegunungan biasanya curah hujan tinggi. Bukan tidak mungkin air dari langit mengguyur tiada henti.

2. Buat list aktivitas yang nyaman buat Anda. Bagi sebagian orang liburan di dalam ruangan lebih menyenangkan karena tidak terkena hujan. Sementara, bagi sebagian lainnya aktivitas di luar ruangan sambil diguyur hujan justru dirasa lebih seru.

3. Persiapkan kondisi fisik. Di musim hujan bakteri, virus, kuman, dan jamur tumbuh subur. Penyakit mudah menyerang, terutama mereka yang kondisi fisiknya lemah. Stamina yang bagus tentu membuat tubuh lebih kuat menghadapi serangan penyakit. Baik juga kalau Anda melakukan vaksinasi virus tertentu seperti malarai, demam berdarah, atau flu. Lazimnya vaksinasi dilakukan 1 minggu atau 3 hari sebelum berangkat liburan.

4. Jangan lupa bawa obat. Obat-obatan ringan akan sangat membantu dalam kondisi-kondisi tertentu. Lazimnya obat-obatan wajib yang biasa dibawa adalah obat sakit kepala, flu, dan diare. Selain itu, lengkapi kotak obat Anda dengan pelengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan seperti obat antiseptik, alkohol, kapas, balsam, minyak gosok, dan lain-lain.


5. Jangan sepelekan pakaian. Bawalah beberapa baju hangat, sweater, atau jaket. Pastikan pula payung atau jas hujan sudah masuk dalam tas. Tak kalah penting juga pelindung tas (rain cover). Jangan sampai barang-barang penting di dalam tas basah dan rusak. O,iya, jangan lupa kaos kaki. Barang kecil yang satu ini sangat membantu menghangatkan badan di wilayah dingin.

6. Mandilah sehabis hujan-hujanan meski suhu udara dingin. Bilaslah tubuh dari kepala hingga ujung kaki. Mandi akan menyegarkan tubuh kita. Jika tidak tahan dengan air dingin gunakanlah air hangat.


MBK

Sumber: Kompas.com
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 3 dari 11

Login

CB Login

 

Who's The Star

Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010

Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ...

Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010

Build Your Dream (BYD) : Wang Chuanfu

Tanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang...

Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010

Marni: Pengrajin Sulam Usus Lampung

Manusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su...

Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010

feed image